MENGELOLA PERUSAHAAN & ORGANISASI DENGAN PSIKOLOGI

Judul Buku                : The New Psychology for Managing People

Judul Terjemahan : Psikologi Manajemen

Penulis                       : Dr. Mortimer R. Feinberg, Dr. Robert Tanofsky, John J. Tarrant

Penerjemah            : Drs. R. Turman Sirait

Penerbit                    : Mitra Utama

Cetakan Ke               : 2

Tahun Terbit            : 1991

Jumlah halaman     : 244

MENGELOLA PERUSAHAAN & ORGANISASI DENGAN PSIKOLOGI

Tiga ahli psikologi menumpahkan pemikiran mereka dalam sebuah buku! Bayangkan betapa banyak hal menarik yang akan ditemui dalam buku ini. Ketiga ahli tersebut adalah Dr. Mortimer R. Feinberg, Dr. Robert Tanofsky, dan John J. Tarrant yang tidak diragukan lagi pengalamannya dalam bidang psikologi.

Read more of this post

Advertisements

Susun Menyusun Rumah Susun!

Rencana pembangunan rumah susun (rusun) di Cileungsi menimbulkan pertanyaan besar terkait kesesuaian program dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari bobroknya proses penyusunan rencana yang dilakukan pemerintah daerah, dalam hal ini dinas tata bangunan dan pemukiman Kabupaten Bogor. Dinas terkait melupakan aspek penting dalam perencanaan, yaitu partisipasi masyarakat.

Sejak tahun 2007 pemerintah telah menetapkan bahwa penyelenggaraan penataan ruang dilakukan oleh pemerintah dengan melibatkan peran masyarakat (UU nomor 26 tahun 2007, pasal 65). Salah satu bentuk peran masyarakat dilakukan melalui partisipasi dalam penyusunan rencana tata ruang. Dengan demikian, setidaknya pemerintah harus menampung aspirasi masyarakat sebagai bentuk partisipasi sebelum mengeluarkan rencana.

Read more of this post

Hukum dan Perencanaan

Pembuatan rencana selalu melalui proses yang cukup rumit. Proses tersebut tidak pernah terlepas dari buah pikir manusia. Oleh karenanya, ideologi sangat berpengaruh terhadap perenacanaan yang dilakukan dalam sebuah komunitas, khususnya negara. Dengan ideologi yang berbeda, tentunya akan tercipta sistem hukum yang berbeda pula. Pada tulisan ini, akan dibahas mengenai ideologi hukum dan sistem hukum yang melandasi perencanaan, khususnya pada kasus kepemilikan barang.

Read more of this post

Rangkuman Pedoman Analisis Bahaya dan Risiko Bencana Gempabumi


Indonesia sangat rawan dengan bencana gempabumi karena terletak pada zona batas empat lempeng besar, Lempeng Eurasia, Lempeng India, Lempeng Australia, dan Lempeng Pasifik. Oleh karena itu, dibutuhkan kemampuan analisis yang baik terhadap salah satu fenomena alam ini agar tidak memakan banyak korban.

Untuk itulah perlu dibuat pedoman analisis bahaya dan risiko bencana gempabumi yang bertujuan meneliti dan mengevaluasi proses-proses yang berkaitan dengan gempa yang dapat menjadi sumber bencana atau membahayakan kehidupan dan menimbulkan kerugian bagi manusia

Read more of this post

Setetes Renungan Hari Ied

#Part 1…………….

Allaahu Akbar3x

Laa ilaaha illallaahu Wallaahu Akbar

Allaahu Akbar Walillaahilhamd

Suara takbir berkumandang di seluruh penjuru dunia. Orang-orang yang telah terpatri syahadah dalam hatinya, baik tua-muda, kaya-miskin, rambut coklat-putih-maupun hitam, semuanya menyerukan hal yang sama, yaitu kebesaran Allah. Dalam gegap gempita hari raya, sekali lagi takbir itu berkumandang,

Allaahu Akbar3x

Laa ilaaha illallaahu Wallaahu Akbar

Allaahu Akbar Walillaahilhamd

Semua bersukacita menyambut kemenangan di hari nan fitri, mulai dari anak-anak yang senang  karena melihat ketupat serta terlepas dari siksaan lapar dan haus, pelajar dan orang tua yang bisa menikmati masa libur Ramadhannya di kampung halaman, sampai orang yang benar-benar memaknai shaum Ramadhan. Mereka berbahagia dengan alasannya masing-masing yang hanya Allah dan dirinya yang tahu pasti. Kemudian takbir itu berkumandang lagi,

Read more of this post

Untukmu Wahai Pejuang Ganesha Membumi

Ketika pertama kali kita memulai perbincangan mengenai ITB Fair, sama sekali tidak ada topik mengenai obsesi kekuasaan. Teringat ketika itu, masing-masing dari kita mengharapkan perbaikan untuk ITB. Dari situlah muncul gagasan-gagasan serta konsep yang tidak hanya mempertimbangkan keinginan kita dan kabinet, namun juga keinginan seluruh stakeholders ITB.

Kita hanyalah sekelompok orang yang tulus ingin membuat perubahan besar. Pancaran sinar dalam tatapan mata dan kontribusi pemikiran kalian ketika kita berkumpul adalah bukti nyata akan hal itu. Harapan besar kita saat membicarakan konsep hanyalah penerimaan yang besar dari masa kampus, sehingga inilah parameter yang meyakini bahwa,

  Read more of this post

Braga, Lain di Luar, Lain di Dalam

Bangunan-bangunan megah bersejarah di Braga ibarat dinding raksasa yang memisahkan antara kaum metropolitan dengan kaum terpinggirkan. Ketika masyarakat Kota Bandung asyik melintasi Braga sambil memandangi bangunan peninggalan penjajah, tepat dibalik bangunan tersebut justru terdapat perumahan kumuh dengan kondisi yang memprihatinkan. Sungguh kedua pemandangan ini sangatlah bertolak belakang.

Read more of this post

Emas; Luar Awas, Dalam Lepas

Emas yang biasanya sering dikaitkan dengan inflasi menyimpan segudang potensi untuk perbaikan ekonomi negara. Selain digunakan sebagai perhiasan dan alat investasi, emas merupakan pengatur penting perekonomian dunia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya negara yang menambah devisanya dengan emas, salah satunya Amerika. Melihat kenyataan tersebut, timbul pertanyaan, sebenarnya seberapa pentingkah kepemilikan emas bagi sebuah negara? Sekedar menambah kekayaankah? Atau ada maksud besar lain?

Emas telah dipercaya sebagai alat tukar selama berabad-abad karena daya belinya yang stabil, mudah disimpan, dan mudah dijual.  Selain itu, sifatnya yang relatif langka dan tidak mudah rusak menyebabkan emas memenuhi seluruh kriteria mata uang yang baik.

Lalu, mengapa saat ini kita menggunakan uang kertas? Bagaimana sejarah perubahannya dan siapakah sebenarnya yang mendapat keuntungan dari perubahan tersebut? Seluruh pertanyaan tersebut terjawab dalam buku “Think Dinar” karya Efendy Kurniawan. Pada tulisan ini, saya mencoba berbagi mengenai isi buku tersebut beserta kaitannya dengan potensi alam Indonesia.

Read more of this post

Kerlap-Kerlip Mahasiswa

Masih ingatkah kita pada tahun 1966 ketika Tri Tuntutan Rakyat (Tritura) dikumandangkan? Atau peristiwa demonstrasi besar-besaran yang berujung kerusuhan -Malapetaka 15 Januari (Malari)- pada tahun 1974? Atau salah satu peristiwa paling penting dalam perjalanan bangsa ini, yaitu reformasi 1998? Masih ingatkah kita semua akan hal itu? Peristiwa-peristiwa tersebut hanya sekian dari banyak peristiwa yang tidak lepas dari peran generasi muda tanah air di dalamnya, yaitu Mahasiswa. Lebih jauh lagi, peristiwa-peristiwa tersebut menjadi sejarah yang pastinya tidak akan bisa dihapuskan dalam potret Indonesia. Tentunya, sekali lagi, dalam potret itu ada Mahasiswa.

Read more of this post

Bijak Tentukan Energi

Beberapa tahun belakangan ini, Indonesia menghadapi tantangan yang sangat besar mengenai ketahanan energi. Tantangan yang menghadang tidak hanya berasal dari internal negara, namun juga datang dari negara-negara lain. Selain itu, fokus negara-negara di dunia terhadap kelestarian lingkungan hidup turut menjadi aspek tambahan dalam mempertimbangkan masalah energi dalam negri. Oleh karena itu, sudah seharusnya Indonesia mulai menyiasati berbagai rencana ketahanan energi nasional yang mengacu pada lingkungan.

Saat ini hampir tidak ada aktivitas satu negara pun yang terlepas dari energi sebagai penyokongnya. Hal ini menyebabkan permintaan terhadap energi termasuk minyak menjadi tinggi, sehingga  harga minyak dunia menjadi meningkat drastis. Keadaan saat ini tidaklah sama dengan 1970 sampai 1980-an ketika Indonesia masih menjadi pengekspor minyak. Saat ini untuk memenuhi kebutuhan minyak dalam negeri saja Indonesia cukup kerepotan. Meskipun mulai tahun 2008 harga minyak dunia mulai stabil, namun kemungkinan untuk terjadi kenaikan drastis di masa mendatang sangatlah besar. Kemungkinan ini terlihat dari naiknya konsumsi energi berbagai negara seperti Cina dan India yang meningkat masing-masing 7,7% dan 6,8%. Read more of this post