Tak Ingin Mereka, Dulu, Kini, dan Nanti

Tak henti kudengar sekelilingku merutuki mereka, para penguasa

Tak henti kulihat ratapan kecewa para pengharap pada mereka, para penguasa

Tak henti pula kurasa jenuh akan angan-angan indah yang keluar dari mulut mereka, para penguasa

Kata orang, merekalah yang dulu bersih hati dengan prinsip menghujam  kuat

Kata orang, merekalah yang dulu lantang merutuki kelaliman wakil rakyat

dan kata orang, merekalah yang dulu berduyun-duyun bergerak menentang nestapa, hingga bersimbah keringat

Tapi semua itu, dulu

Dahulu kala ketika silaunya harta dan tahta belum menjangkau

Sekali lagi semua itu, dulu

Dahulu kala ketika tanggungan sanak saudara belum menghalau

Sejenak kuselami

Melihat sekelilingku kini, yang akan menghadapi kata nanti

Tak kuasa, kubertanya jua dalam hati

Wahai sekellilingku, akan terdengar seperti apakah suara kalian nanti?

Wahai para pengharap, akan terlihat seperti apakah tindakan kalian nanti?

Wahai para pejuang, akan bagaimanakah hati kalian nanti?

Nanti

Kala silaunya harta dan tahta sudah menjangkau hati

Nanti

Kala tanggungan sanak saudara sudah menghalau hati

Tak ada jawaban dan jaminan pasti

Tapi setidaknya, bagiku, ku tak ingin mereka menjadi cermin diri

Karena aku tak ingin diriku yang dulu, lebih baik dihadapan Sang Khalik daripada diriku kini dan nanti

Advertisements

Jejak Cemerlang

Mari bersatu, untuk berkarya

Mari menjejakkan langkah kita bersama

Mari bersatu, untuk awali jejak cemerlang bersama

Lihatlah sekitar, penuh beragam cerita

menunggu arti kita, mengubah sgala yang tertulis

Tunjukkan apa yang bisa kita lakukan bersama

Tunjukkan sebuah persatuan, untuk kita berkarya

Mari bersatu, untuk berkarya

Mari menjejakkan langkah kita bersama

Mari bersatu, untuk awali jejak cemerlang bersama

Mari bersatu, mari bersatu, mari bersatu untuk berkarya

Mari bersatu, mari bersatu, dalam jejak cemerlang….

By: Fabian Indra Winandi (HMP09061)

Mars Al-Umanaa

Kami warga Al-Umanaa

Islam langkah nafas kami

Kitabullah dan Sunnah Rasul, adalah pedoman kami

Kami warga Al-umanaa

Takkan gentar berjuang

Belajar, berkarya, serta bercita, demi tegaknya islam

Allah tujuan kami

Rasul teladan kami

Meneruskan risalah Rasulullah, adalah jalan juang kami

Takkan letih kami berjuang

Walau peluh bercucuran

Takkan sirna ditelan masa, pengorbanan ini

Kejayaan pasti datang

Akan kami perjuangkan

Walau tak sempat kami melihatnya, kami ikhlas berjuang

Kejayaan pasti datang

Akan kami perjuangkan

Walau tak sempat kami melihatnya, Allah menjadi saksi