Untukmu Wahai Pejuang Ganesha Membumi

Ketika pertama kali kita memulai perbincangan mengenai ITB Fair, sama sekali tidak ada topik mengenai obsesi kekuasaan. Teringat ketika itu, masing-masing dari kita mengharapkan perbaikan untuk ITB. Dari situlah muncul gagasan-gagasan serta konsep yang tidak hanya mempertimbangkan keinginan kita dan kabinet, namun juga keinginan seluruh stakeholders ITB.

Kita hanyalah sekelompok orang yang tulus ingin membuat perubahan besar. Pancaran sinar dalam tatapan mata dan kontribusi pemikiran kalian ketika kita berkumpul adalah bukti nyata akan hal itu. Harapan besar kita saat membicarakan konsep hanyalah penerimaan yang besar dari masa kampus, sehingga inilah parameter yang meyakini bahwa,

  Read more of this post

Advertisements

Kerlap-Kerlip Mahasiswa

Masih ingatkah kita pada tahun 1966 ketika Tri Tuntutan Rakyat (Tritura) dikumandangkan? Atau peristiwa demonstrasi besar-besaran yang berujung kerusuhan -Malapetaka 15 Januari (Malari)- pada tahun 1974? Atau salah satu peristiwa paling penting dalam perjalanan bangsa ini, yaitu reformasi 1998? Masih ingatkah kita semua akan hal itu? Peristiwa-peristiwa tersebut hanya sekian dari banyak peristiwa yang tidak lepas dari peran generasi muda tanah air di dalamnya, yaitu Mahasiswa. Lebih jauh lagi, peristiwa-peristiwa tersebut menjadi sejarah yang pastinya tidak akan bisa dihapuskan dalam potret Indonesia. Tentunya, sekali lagi, dalam potret itu ada Mahasiswa.

Read more of this post

Renovasi Sunken Court Tertunda

SUNKEN COURT E-02, GP – Harapan unit-unit, khususnya penghuni Sunken Court untuk mendapatkan sekre yang lebih layak kembali tertunda. Hal ini disebabkan renovasi Sunken Court yang ditunggu sejak lama lagi-lagi belum dapat terlaksana tahun ini. Pengajuan yang telah dilakukan kementrian PENKESMA (Pelayanan Kesejahteraan Mahasiswa) kabinet KM ITB periode 2009-2010, untuk diadakannya renovasi sekre unit masih buntu di jajaran rektorat ITB.

Read more of this post

Sayembara Desain Gedung ITB

Mulai tahun 2010 ITB berencana membangun 4 gedung baru dengan ketinggian bangunan hingga 10 lantai. Keempat bangunan tersebut akan didirikan di dalam lingkungan bersejarah Kampus Ganesha di bagian utara yang akan didanai sebagian oleh pinjaman dari the Japan International Cooperation Agency (JICA) dan sebagian oleh Pemerintah Indonesia. Dalam rangka menyediakan fasilitas-fasilitas baru dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan ini, ITB bermaksud untuk mengundang para arsitek terbaik Indonesia untuk menunjukkan talenta kreatif dan motivasi mereka dalam sayembara desain arsitektur berskala nasional ini.

Read more of this post

ITB dan Beasiswa

“ITB mahal!” Begitulah opini masyarakat yang santer terdengar di telinga kita. Dengan pematokan Sumbangan Pembangunan Dana Awal (SDPA) yang tinggi, ITB bak sebuah singgasana yang tidak dapat digapai oleh mayoritas masyarakat kita, khususnya kalangan menengah ke bawah. Selain itu, ketakutan akan ketidakmampuan membiayai kehidupan selama kuliah turut mengurungkan para pelajar berpotensi dengan ekonomi “pas-pasan” untuk berkuliah di ITB.

Berkaca dari opini tersebut, sebenarnya apa faktor penyebab sehingga ITB begitu mahal? Sebagai sebuah institusi pendidikan yang akan menuju world class dan research university, ITB perlu meningkatkan fasilitas sarana dan prasarananya. Tentunya pengembangan fasilitas ini juga bertujuan untuk memberikan pendidikan yang berkualitas bagi mahasiswanya. Inilah yang menjadi keunggulan ITB dibandingkan dengan perguruan tinggi lain di Indonesia. Selain itu satu hal yang tidak bisa kita pungkiri bahwa untuk mendapatkan pendidikan yang baik dibutuhkan biaya yang besar.

Read more of this post

Menilik Bridging BIUS dari Sisi Entrepreneurship

“Lebih cepat, lebih baik, lebih murah…” Itulah motto saudagar yang dipaparkan oleh wakil presiden kita bapak Jusuf Kalla dalam International Conference of Innovation, entrepreneurship, and small business (ICIES), salah satu acara yang saya ikuti sebagai peserta “bridging program” Beasiswa ITB untuk Semua (BIUS).

Berakhir sudah program bridging selama sebulan ini. Ditandai dengan perjalanan outbond ke Kawah Putih dan penyerahan penerima beasiswa oleh panitia kepada pihak Keluarga Mahasiswa ITB (KM ITB), 30 Juli 2009 lalu. Banyak kegiatan yang telah dilakukan sebagai pembekalan kami sebelum memulai perkuliahan di ITB. Mulai dari belajar, jalan-jalan, pengenalan kampus, dan yang tak kalah penting adalah pelatihan soft skills. Bisa dikatakan kami ditempa untuk menjadi pribadi yang mandiri, tidak tergantung pada lingkungan, dan dapat fleksibel dalam situasi apapun. Modal yang sangat penting tentunya, tidak hanya saat kuliah namun juga dalam kehidupan nyata. Inilah yang sangat menarik dari progam ini.

Read more of this post